Adalah Malam
Adalah
kelam sebagai penyulam malam
Adalah malam sebagai penikam cekam
Adalah malam sebagai penikam cekam
Adalah
cekam sebagai penimbun karam
Adalah
karam peniadaan malam
Membayang
diantara yang dalam
Meruang
diantara temaram
Menggaibkan
alam
Memuram
Buram
Diam
2012
Aku Cemburu Pada Malam
Kecemburuanku pada malam
makin menjadi
Di menitmenit ini aku seolah menakdirkan diri
dalam labirin kesunyian.
Di peraduan pula aku memagut diri seolah tiada rupa
Sungguh aku mencemburuimu malam,
adakah sejenak serpihserpih sejatimu bersarang dalam tiap ringkihku?
adakah sedikit celahcelah ruang gaibmu menampak diri?
Dalam batas ruang
candu malam seolah mengintimidasi
Aku terkulai oleh cacapan parang
ia mencecap begitu garang
Dalam batas ruang
Ku sandar segala kelu
biar ia membeku kaku
Di emper-empermu pula
aku seolah tergravitasikan
Oh malam...
berhentilah mencandaiku
Di menitmenit ini aku seolah menakdirkan diri
dalam labirin kesunyian.
Di peraduan pula aku memagut diri seolah tiada rupa
Sungguh aku mencemburuimu malam,
adakah sejenak serpihserpih sejatimu bersarang dalam tiap ringkihku?
adakah sedikit celahcelah ruang gaibmu menampak diri?
Dalam batas ruang
candu malam seolah mengintimidasi
Aku terkulai oleh cacapan parang
ia mencecap begitu garang
Dalam batas ruang
Ku sandar segala kelu
biar ia membeku kaku
Di emper-empermu pula
aku seolah tergravitasikan
Oh malam...
berhentilah mencandaiku
2012
Jangan Bercanda, Malam!
Aku mulai terkulai oleh candaan malam
ruang dalam mimpiku tak dapat menampung
Aku cenderung memungut ejaan ejaan semu
Dari candaanmu pula ruh dalam tubuhku seolah membeku:
ibarat hujan yang tak tergravitasikan.
Oh malam...
Engkau tau aku tak dapat menyulam matahari,
sekalipun ia meminimkan ukurannya.
Tetap panas dan ganas...
Oh malam...
Jika engkau makin malam
kan ku pinjam elemen elemen terpanas di bumi ini
dan
Jika engkau makin bertambah malam
semayamkanlah ruhku dalam jurang paling dalam
ruang dalam mimpiku tak dapat menampung
Aku cenderung memungut ejaan ejaan semu
Dari candaanmu pula ruh dalam tubuhku seolah membeku:
ibarat hujan yang tak tergravitasikan.
Oh malam...
Engkau tau aku tak dapat menyulam matahari,
sekalipun ia meminimkan ukurannya.
Tetap panas dan ganas...
Oh malam...
Jika engkau makin malam
kan ku pinjam elemen elemen terpanas di bumi ini
dan
Jika engkau makin bertambah malam
semayamkanlah ruhku dalam jurang paling dalam
2012
Hujan
Meski hujan kali ini cukup hebat
Aku takjub pada angin yang membawanya berlari
sekali-kali daundaun meliuk-liuk dengan romantis
pula kabel-kabel melompat-lompat dengan sahdu
Sungguh pemandangan yang eksotis di hujan hari ini
Aku takjub pada angin yang membawanya berlari
sekali-kali daundaun meliuk-liuk dengan romantis
pula kabel-kabel melompat-lompat dengan sahdu
Sungguh pemandangan yang eksotis di hujan hari ini
2012
Duka
Disertai balingbaling tak berinisial tepat di atas
kepala
anginangin kusam mulai menampak rautnya
debudebu peradaban saling beterbangan
dindingdinding tak lagi membeku,
anginangin kusam mulai menampak rautnya
debudebu peradaban saling beterbangan
dindingdinding tak lagi membeku,
ibarat mencairkan matahari ke mulut es.
2012
*Diterbitkan pada Harian Umum Kabar Priangan Edisi Rabu, 15 Pebruari 2012.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar